Buletin

Manusia Paling Baik adalah Dokter

Oleh: Hamdani Aboe Syuja’

Dua hal yg paling berharga dalam kehidupan ini…

☝JIWA.

✌AGAMA.

Jika disinyalir sebuah hadits Nabi,

خُيْرُالنَّاسِأَنْفَعُهُمْللِنَّاسِ

“orang yg paling baik adalah, yang paling banyak memberi manfaat kepada orang lain”¹

✌Maka 2 profesi dibawah ini berhak menyandang gelar ” khairunnas” tersebut… Manusia yang paling baik.

Profesi yg paling mulia itu adalah menyelamatkan keduanya.

?DOKTER

?’AALIM

Profesi yang paling baik.

Bayangnya jika JIWA seseorang sakit dan bahkan nyawanya melayang, apa yg bisa ia lakukan dalam kehidupan ini?.Tidak ada.

Atau AGAMAnya yg kritis bahkan nyaris terkikis habis, kemana ia akan mengarahkan dalam hidup selanjutnya?. Tersesat pastinya.?

Betapa bahagianya jika seseorang bisa melaksanakan kedua PROFESI tersebut, sebagai dokter juga sebagai ‘Aalim yang selalu berdakwah dengan bekal ilmu agama yang ia miliki…

Baca Juga  Awali Semuanya dengan Cinta

Dua kebaikan berkumpul dalam 1 jiwa??. Subhanallah…

Maka, tidak heran jika Imam Syafii sampai mengatakan,

لاَ أَعْلَمُ عِلْمًا بَعْدَ الحَلاَلِ وَالحَرَامِ أَنْبَل مِنَ الطِّبّ إِلاَّ أَنَّ أَهْلَ الكِتَابِ قَدْ غَلَبُوْنَا عَلَيْهِ

“Saya tidak mengetahui sebuah ilmu -setelah ilmu halal dan haram- yang lebih berharga daripada ilmu KEDOKTERAN”²

Lebih jauh lagi Ia berkata,

إِنَّمَا العِلْمُ عِلْمَانِ: عِلْمُ الدِّيْنِ وَعِلْمُ الدُّنْيَا. فَالعِلْمُ الَّذِيْ لِلدِّيْنِ هُوَ: الفِقْه. وَالعِلْمُ الَّذِيْ لِلدُّنْيَا هُوَ الطِّب

“Ilmu ada dua: Ilmu agama dan ilmu dunia. Ilmu agama yaitu fiqh (fiqh akbar: aqidah, fiqh ashghor: Muamalah, pent-). Sedangkan ilmu untuk dunia adalah ILMU KEDOKTERAN”³

Baca Juga  Antara Busur dan Anak Panah

Ya, menyelamatkan kedua hal yang paling berharga dalam hidup seseorang. Disitulah berkumpul arti dari kehidupan seseorang, tanpa keduanya, ia tidak akan berwujud didunia ini.

Maka tak heran sebenarnya, kika banyak dikalangan ulama juga yang berprofesi debagai dokter.

Para ulama pun dalam hal ini, sangat-sangat menekankan dan menganjurkan untuk belajar ilmu kedokteran.

Bahkan para ulama melarang seseorang tinggal di sebuah negeri yang disitu tidak terdapat seorang dokter pun. Salah satunya adalah Imam syafii yang kita telah sebutkan diatas, beliau mengatakan…

لاَ تَسْكُنَنَّ بَلَدًا لاَ يَكُوْنُ فِيْهِ عَالِمًا يُفْتِيْكَ عَنْ دِيْنِكَ، وَلاَ طَبِيْبٌ يُنْبِئُكَ عَنْ أَمْرِ بَدَنِكَ

Baca Juga  Basmi Hamanya

“Janganlah sekali-kali engkau tinggal disuatu negeri yang tidak ada disana ulama yang bisa memberikan fatwa dalam masalah agama, dan juga tidak ada DOKTER yang memberitahukan mengenai keadaan (kesehatan) badanmu”⁴

Wallahu a’lam a’la wa a’lam wa a’azza wa ahkam…

 

Footnote:

¹ Hadits dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ (no. 3289)

² Siyar a’lam an-nubala 8/528, darul hadits, Kairo, 1427 H, Syamilah

³ Adab asy-Syafii wa Manaqibuhu hal. 244, Darul Kutub Al-Ilmiyah, Beirut, Cet. I, 1424 H, Syamilah.

⁴ Idem.

======================

Jakarta, 29 Oktober 2015

About the author

Salamuna.id

Salamuna.id adalah portal media bagi para Mahasiswa Muslim Indonesia yang sedang menempuh pendidikannya di berbagai negara.

Add Comment

Click here to post a comment