Abu Uyainah As-Sahaby Resonansi Ruang Sakinah

Kala Jantung Berdebar-Debar Melihat Sosoknya

Setelah ku melihatnya dalam mimpi lalu menulisnya dalam sebuah puisi, semoga hal itu benar-benar terjadi. Allah menjawab angan-anganku itu ketika ku benar-benar melihat sosoknya hadir di depan mataku. Bisa dibayangkan bagaimana perasaanku waktu itu, aku tidak percaya bahkan jantungku berdebar-debar dibuatnya. Aku tidak tahu harus berbuat apa, hanya rasa syukur yang aku ucapkan penuh haru melihat kenyataan ini semua.

Lalu aku berfikir dan merenung lebih dalam apakah ini yang dinamakan cinta.Apa hal-hal aneh yang aku rasakan ini juga dirasakan pemuda dan pujangga lainnya. Aku tidak tahu akan apa yang baru saja terjadi. Setelah itu aku pun mencoba mencari arti jantungku yang berdebar-debar tidak menentu itu dalam sebuah buku karya Imam Ibnu Qayyim. Dan di dalam bukunya, Imam Ibnul Qayyim berkata tentang cinta dan tanda-tanda cinta.

Di relung hati kalian akan tetap terjaga…

Rahasia cinta tatkala dikuakkan segala cinta…

Jika engkau perlihatkan ciri-ciri cinta mereka…

Orang yang jatuh cinta punya ciri yang tak tampak…

Jika engkau putus tali cinta saat itu pula…

Orang yang jatuh cinta punya tali yang tak putus…

Setelah membaca puisi dari bukunya Ibnul Qayyim, ku semakin penasaran akan arti dari jantung yang berdebar-debar saat melihat sosok yang aku cintai itu. Setelah membaca lebih jauh buku karya Ibnul Qayyim itu, ternyata diantara tanda-tanda cinta dan mencintai adalah sebagaimana yang beliau jelaskan.

  1. Adanya kecocokan antara orang yang mencintai dan yang dicintai.
  2. Menghindari hal-hal yang merenggangkan hubungan dengan orang yang dicintai dan membuatnya marah.
  3. Helaan nafas yang panjang dan lebih kerap.
  4. Tunduk dan patuh kepada orang yang dicintai.
  5. (Seorang yang tengah jatuh cinta) suka menyendiri.
  6. Menyenangi apa pun yang menyenangkan orang yang dicintai.
  7. Berkorban untuk mendapatkan keridhoan orang yang dicintai.
  8. Cemburu kepada orang yang dicintai.
  9. Kaget dan bergemetaran tatkala berhadapan dengan orang yang dicintai dan tatkala nama seorang yang dicintai itu disebut.
  10. Salah tingkah jika sedang mengunjungi orang yang dicintai atau ketika sedang dikunjungi seorang yang dicintai.
  11. Jalan yang dilaluinya terasa pendek sekalipun panjang saat mengunjungi seorang yang dicintai.
  12. Mencintai apa pun yang dicintai sang kekasih.
  13. Segera menghampiri yang dicintai.
  14. Mencintai tempat dan rumah sang kekasih.
  15. Memperhatikan perkataan seorang yang dicintai dan mendengarkannya.
  16. Orang yang jatuh cinta bersabar menghadapi gangguan orang yang dicintai.
  17. Tunduk kepada perintah orang yang dicintai dan mendahulukannya dari pada kepentingan dirinya sendiri.
  18. Banyak mengingat orang yang dicintai, membicarakan dan menyebut namanya.
  19. Malu-malu jika seorang yang dicintai memandangnya.
  20. Menghujamkan pandangan mata[1] (dan jantung berdebar-debar juga).
Baca Juga  Jangan Salahkan Aku Yang Mencintaimu, Salahkan Dirimu Yang Telah Membuatku Jatuh Cinta

Serasa lega hati ini setelah menemukan jawaban dari arti jantungku yang berdebar-debar tak menentu itu. Ternyata diantara tanda-tanda cinta yang disebutkan Ibnul Qayyim aku rasakan juga, serasa aku tak percaya apa yang aku rasakan selama ini ternyata adalah tanda-tanda cinta. Namun begitulah yang terjadi.Setelah ini aku masih mencari tahu, harus aku apakan perasaanku ini hingga aku terjaga dari dosa dan Allah memberikan ridho-Nya hingga aku bahagia di dunia bersama seorang yang aku cinta. Perlahan berteman gulungan ombak di lautan dan cahaya terang sang rembulan, aku masih berusaha mencari tahu harus bagaimana setelah semua ini agar aku bisa memilikinya dan menjadikannya bidadari.

Baca Juga  Ya Allah, Berkahilah Hubungan Cinta Kami

Terlebih sosoknya masuk dalam kriteria wanita sholihah yang seharus dan selayaknya dijadikan istri untuk mendampingi kehidupanku ini. Sebagaimana yang dijelaskan di dalam buku[2] karya al-Ustadz Yazid bin Abdul Qadir Jawas, bahwa diantara tanda-tanda wanita itu layak dicintai dan dijadikan seorang istri, seorang bidadari di hati adalah;

  1. Wanita yang taat kepada Allah dan taat kepada Rasulullah.
  2. Taat kepada seorang laki-laki yang menjadi suaminya dan menjaga kehormatan dirinya disaat suami ada atau tidak ada di sisinya serta menjaga harta suaminya, serta membantu sang suami untuk urusan akheratnya.
  3. Seorang wanita yang menjaga sholat lima waktunya dan berpuasa di bulan wajib berpuasa, yaitu pada bulan Ramadhan.
  4. Memakai jilbab yang menutup seluruh auratnya dan tidak memamerkan apa yang dimilikinya dari kecantikan. Yaitu tidak tabarruj seperti wanita jahiliyyah.
  5. Seorang wanita itu berakhlak mulia, selalu menjaga lisannya, tidak berbincang-bincang dengan laki-laki yang bukan mahromnya, karena yang ketiga syaitan.
  6. Taat kepada kedua orang tuanya dan kedua orang tua suaminya serta mampu berbuat baik kepada orang lain, tetangga sesuai yang diajarkan syari’at.
  7. Seorang wanita yang disabdakan oleh baginda Rasulullah, “Hendaklah engkau memiliki hati yang bersyukur & lisan yang selalu berdzikir juga istri yang beriman yang membantumu dalam urusan akherat.” (Shahih, HR. Ahmad)
Baca Juga  Teringat Olehku Waktu Itu

Tentang wanita sholihah yang layak dicintai ini Rasulullah pernah bersabda, “Dunia adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita yang sholihah.”(Shahih, HR. Muslim) dan Rasulullah pun juga sudah memberikan wejangan ketika hendak memilih seorang wanita yang ingin dinikahi.Beliau bersabda, “Seorang wanita dinikahi karna empat hal; karena hartanya, keturunannya, kecantikannya, dan agamanya.Maka hendaklah kau pilih wanita yang taat agamanya, niscaya engkau akan bahagia.” (Shahih, HR. Bukhori)

Sungguh betapa bahagianya ku jika memiliki wanita sholihah yang mampu menjadi perhiasan duniaku bahkan sebaik-baik perhiasan. Tentu hanya kebahagiaan yang akan ku dapatkan penuh kesyukuran, sebagaimana yang pernah Rasulullah janjikan; “Empat hal itu merupakan kebahagiaan seseorang; Istri yang sholihah, tempat tinggal yang luas, tetangga yang baik dan kendaraan yang nyaman. Dan empat hal yang merupakan kesengsaraan; “Tetangga yang jahat, istri yang buruk, tempat tinggal yang sempit dan juga kendaraan yg jelek.” (shahih, diriwayatkan oleh Ibnu Hibban)

[1]Taman Orang-Orang Jatuh Cinta & Memendam Rindu. Ibnul Qayyim. Hal 217-244. Darul Falah

[2]Panduan keluarga Sakinah. Ustadz Yazin bin Abdul Qadir Jawas. Hal 64-67. Pustaka At-Taqwa

About the author

Salamuna.id

Salamuna.id adalah portal media bagi para Mahasiswa Muslim Indonesia yang sedang menempuh pendidikannya di berbagai negara.

1 Comment

Click here to post a comment