Buletin Hamdani Aboe Syuja’

Basmi Hamanya

Oleh: Hamdani Aboe Syuja’

“Banyak orang yang bisa bercocok tanam, tapi sedikit orang yang bisa membasmi hama”…

Sejenak saya terdiam dan berpikir, betapa makna tersirat yang cukup dalam dari ungkapan diatas.

Sebenarnya, frasa di atas sudah ada dalam agama islam dengan ungkapan yang lebih indah “Banyak orang yang bisa ‘amr ma’ruf, tapi sedikit orang yang bisa nahi mungkar”

Baca Juga  Met Lebaran

Wejangan Rasulullah _shallallahu ‘alaihi wasallam_, Imam Besar umat Islam sampai hari kiamat berikut ini mungkin bisa melengkapi ungkapan di atas,

مَنْ رَأَى مِنْكُمْ مُنْكَراً فَلْيُغَيِّرْهُ بِيَدِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِلِسَانِهِ، فَإِنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَبِقَلْبِهِ وَذَلِكَ أَضْعَفُ اْلإِيْمَانِ )رواه مسلم(

“Siapa yang melihat kemunkaran maka rubahlah dengan tangannya, jika tidak mampu maka rubahlah dengan lisannya, jika tidak mampu maka (tolaklah) dengan hatinya dan hal tersebut adalah selemah-lemahnya iman.” (HR. Muslim)

Baca Juga  Manusia Paling Baik adalah Dokter

Sekarang silahkan Anda semua berpikir dan mulai mengambil sikap yang lebih bijak kedepan nya, apakah kita yang dimaksud pandai dalam bercocok tanam di atas? Apakah kita pula yang dimaksud dengan yang tidak bisa membasmi hama?

Baca Juga  Antara Busur dan Anak Panah

Jika selemah-lemahnya iman adalah mengingkari kemungkaran dalam hati, masih adakah iman kita saat ini?

Tidak dalam rangka mengukur keimanan seseorang seperti yang dielakkan oleh sebagian orang saat ditanya tentang rukun islam dan rukun imannya. Hanya untuk bahan instrospeksi diri.

Selamat bertafakur.

#tidak dalam rangka membela pihak tertentu.

#silahkan bertafakur sore.

____________________________

Jakarta, 16 Januari 2016

About the author

Salamuna.id

Salamuna.id adalah portal media bagi para Mahasiswa Muslim Indonesia yang sedang menempuh pendidikannya di berbagai negara.

Add Comment

Click here to post a comment