Fiqih For Teen Hamdani Aboe Syuja’

Amalan agung di Bulan Ramadhan

Eemmhh… tak terasa ya, Ramadhan demi Ramadhan silih berganti. Namun belum ada perubahan yang pasti pada diri kita menuju kebaikan. Ya, berlalu begitu saja. Seakan kakak merasa baru beberapa waktu yang lalu menulis tentang Ramadhan, dan sekarang sudah diminta untuk menulis tentang bulan ini lagi…

Bisa menemui bulan Ramadhan adalah salah satu keistimewaan besar yang kudu disyukuri, dihiasi serta kita isi dengan amalan-amalan bermanfaat yang hanya terdapat pada bulan ini. Amalan-amalan yang sarat dengan pahala besar…

Jangan sampai kita termasuk golongan yang kabarkan oleh Rasulullah dalam hadistnya berikut ini,

رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ ثُمَّ انْسَلَخَ قَبْلَ أَنْ يُغْفَرَ لَهُ

“Sungguh sangat terhina dan rendah seseorang yang datang kepadanya Ramadhan kemudian bulan tersebut berlalu sebelum diampuni untuknya (dosa-dosanya)” (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al Albani di dalam kitab Shahih Al jami’).

 

Tentu kita semua tidak berharap akan jadi seperti orang-orang yang disabdakan oleh Nabi kita diatas, nah maka sobat kudu tahu amalan besar apa saja yang bisa kerjakan pada bulan tersebut…

 

5 AMALAN BESAR

Berikut kakak paparkan 5 amalan besar yang bisa sobat kerjakan selama bulan Ramadhan berlansung,

 

  1. Puasa.

So, pasti puasa menjadi amalan yang pertama dan paling utama dari semua amalan yang akan kita sebutkan. Karena bulan Ramadhan juga identik dengan syahrus shiyam (Bulan puasa). Dan ia merupakan rukun islam keempat yang wajib ditunaikan bagi setiap muslim yang sudah baligh dan berakal.

Baca Juga  Puasa Syawal Sama Dengan Puasa Setahun

 

Diantara ganjaran yang telah Allah siapkan di syurga nanti adalah babur rayyan, sebuah pintu syurga yang khusus dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa. Allahu akbar…

إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ

“Sesungguhnya di surga ada sebuah pintu yang bernama Ar-Royyaan. Pada hari kiamat orang-orang yang berpuasa akan masuk surga melalui pintu tersebut dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Dikatakan kepada mereka, “Di mana orang-orang yang berpuasa?” Maka orang-orang yang berpuasa pun berdiri dan tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut kecuali mereka. Jika mereka sudah masuk, pintu tersebut ditutup dan tidak ada lagi seorang pun yang masuk melalui pintu tersebut”. (HR. Bukhari no. 1896 dan Muslim no. 1152.).

  1. Shalat Tarawih.

Shalat tarawih adalah shalat yang dikerjakan setelah shalat ‘isya pada bulan Ramadhan, untuk jumlah rakaatnya ada perbedaan pendapat ulama, ada yang mengatakan 11, 23 dan ada yang melebihi itu. Namun yang jelas diluar khilaf para ulama tersebut, yang harus kita perhatikan adalah kesempurnaan dan kepanjangan sholat yang kita kerjakan.

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

“Barangsiapa melakukan qiyam Ramadhan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni.” (HR. Bukhari no. 37 dan Muslim no. 759).

Baca Juga  Selfie Jalan Menuju Syirik Kecil

Imam Nawawi berkata, “Yang dimaksud qiyam Ramadhan adalah shalat tarawih” (Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, 6:39)

  1. Tilawatil Quran

Bulan Ramadhan juga selain di identik dengan syahrus siyam, iya juga di sebut dengan syahrul quran (Bulan al-Quran), dimana pada bulan ini juga pertama kali wahyu diturunkan, bahkan para ulama dahulu menutup semua majlisnya saat sampai pada Bulan Ramadhan dan fokus untuk membaca al-Quran, sampai dikisahkan Imam Syafi’i mengkhatamkan al-Quran sebanyak 60 kali pada Bulan ini. Dan sederet para ulama lainnya yang juga mengkhususkan bulan Ramadhan ini dengan Bulan Quran.

Menyitir sebuah hadist Nabi –shallallahu ‘alaihi wasallam- tentang keutamaan memperbanyak membaca al-Quran,

مَنْ قَرَأَ حَرْفًا مِنْ كِتَابِ اللَّهِ فَلَهُ بِهِ حَسَنَةٌ وَالْحَسَنَةُ بِعَشْرِ أَمْثَالِهَا لَا أَقُولُ الم حَرْفٌ وَلَكِنْ أَلِفٌ حَرْفٌ وَلَامٌ حَرْفٌ وَمِيمٌ حَرْفٌ

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari kitab Allah, maka ia akan mendapatkan satu kebaikan dengan huruf itu, dan satu kebaikan akan dilipatgandakan menjadi sepuluh. Aku tidaklah mengatakan Alif Laam Miim itu satu huruf, tetapi alif satu huruf, lam satu huruf dan Mim satu huruf.” (HR. Tirmidzi)

  1. I’tikaf

I’tikaf adalah menetapnya seorang muslim dalam mesjid dengan maksud untuk melakukan keta’atan-keta’tan kepada Allah (pembahasan lebih luas bisa dibaca pada artikel fiqih for teens edisi Ramadhan tahun lalu, -pen).

I’tikaf merupakan salah satu momen penting untuk kita terus meningkatkan dan berlomba untuk mendapatkan malam lailatul qadr. Malam yang lebih baik dari 1000 bulan.

  1. Umroh
Baca Juga  Basmi Hamanya

Umroh berarti Berkunjung ke Baitullah (masjidil haram), untuk melaksanakan manasik umroh seperti Ihram, thawaf, sa’i dan tahallul. Hal ini sesuai seperti yang dinukil oleh Syaikh Sayyid Sabiq dalam kitabnya fiqhus sunnah, pada bab Umroh. Pembahasan lebih luas tentang umroh bisa di baca pada artikel fiqh for teens edisi sebelumnya.

 

Namun berbeda dengan pelaksanaan umroh pada bulan puasa dan bulan biasanya (selain perbedaan harga yang sangat tinggi pastinya… J ) adalah pada ganjaran yang Allah berikan menyamai dengan pahala haji, MasyaAllah…

فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ

“Jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256).

Cat: namun bukan berarti umroh pada Bulan Ramadhan menggantikan kewajiban Haji, tentu tidak. (Bisa dilihat pada Syarh Shahih Muslim, 9:2)

 

Hy sobat muda…

Berdoa dan berharaplah, agar kita semua bisa menemui bulan tersebut. Lihat para ulama terdahulu, 6 bulan sebelum memasuki bulan ramadhan sudah berdoa agar dipertemukan dengan bulan ini.. Dan 6 bulan setelah Ramadhan berdoa agar amalan-amalan diatas yang mereka kerjakan diterima oleh Allah..

 

Kita?

Apa yang sudah kita usahakan dari sekarang untuk membuktikan bahwa kita ingin menyambutnya dengan penuh keimanan dan pengharapan? Ayoo mulai dari sekarang, terus berdoa dan berdoa agar dipertemukan dengan bulan yang agung ini…

Wallahu a’lam bisshawab..

About the author

Salamuna.id

Salamuna.id adalah portal media bagi para Mahasiswa Muslim Indonesia yang sedang menempuh pendidikannya di berbagai negara.

Add Comment

Click here to post a comment